Jumat, Maret 01, 2013

Rokok Penghalang Masa Depan


 
 

 

Bahaya Merokok bagi Kesehatan sudah diketahui hampir setiap orang. Tetapi jumlah perokok di Indonesia ini tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.

 
Simaklah berbagai fakta berikut :

  • Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah China dan India, dalam kasus kematian akibat menghisap rokok. Berdasarkan hasil survei Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia tahun 2007, sebanyak 1.127 orang meninggal setiap hari akibat rokok, 67 persennya merupakan laki-laki.

  • Setiap 6,5 detik satu (1) orang mati oleh karena tembakau (WHO).

  • Orang yg memulai merokok pada usia belasan tahun akan cenderung mati lebih cepat 20 s/d 25 tahun, dibanding yang tidak merokok .

  • Bahaya merokok bukan saja terhadap kanker paru atau penyakit jantung, tetapi juga terhadap kesehatan dan kematian .

  • Efek sampingnya : mulai dari kepala hingga jari kaki .

 

Peringatan Pemerintah : Merokok dapat Merugikan Kesehatan. Begitu sering kita baca pada setiap bungkus rokok semua merek. Walaupun pabrik rokok memberikan cukai yang besar terhadap pemerintah, berbagai usaha untuk menghimbau masyarakat telah dilakukan oleh pemerintah. Beberapa diantaranya adalah pelarangan pemasangan iklan rokok di media massa, penetapan larangan merokok dalam berbagai peraturan daerah sampai yang terakhir adalah fatwa Majelis Ulama Islam bahwa merokok itu haram.

 

Masyarakat pun sudah mengetahui kalau merokok dapat menggangu kesehatan, Apalagi bagi orang yang tiap hari menghisap rokok, sebab dalam setiap bungkus rokok terdapat tulisan tentang bahaya rokok, seperti ini. "MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN." Akan tetapi tetap saja rokok mengepul di mana-mana. Peringatan pemerintah tak dianggap

Bagaimana Cara Rokok Merusak Tubuh?
  • Nikotin mencapai otak dalam 10 detik setelah rokok dihisap, lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui sirkulasi darah, termasuk pada Air Susu Ibu.
  • Karbon monoksida dari asap rokok mengikat hemoglobin dalam sel darah merah, menurunkan fungsinya dalam menyalurkan oksigen secara penuh.
  • Unsur-unsur penyebab kanker (karsinogen) pada tembakau merusak gen-gen penting yang mengendalikan pertumbuhan sel, sehingga sel-sel tumbuh tidak normal atau berkembang terlau cepat.
  • Unsur karsinogen yang bernama benzopiren mengikat sel-sel di saluran nafas dan organ penting lain dari perokok sehingga menyebabkan kanker.
Read More..

Jangan Menunggu Momen untuk Berubah

perubahan  Kehidupan yang lebih baik adalah dambaan setiap orang. Kehidupan yang bagaimanakah yang dikatakan baik ? itu tergantung dari persepsi masing-masing orang tentang makna kehidupan. namun, tidak semua orang dapat merealisasikan impian mereka untuk kehidupan yang lebih baik. Sebagian orang melakukan introspeksi diri sebagai cara untuk memperbaiki kehidupan. Momen tahun baru kerap dijadikan banyak orang sebagi momen untuk introspeksi diri menuju perubahan kehidupan yang lebih baik. Tapi, kalau dipikir-pikir, apa ga kelamaan nunggu penghujung tahun dulu baru mau introspeksi diri ? Satu tahun terdiri dari 365 hari = 8.760 jam !!! Apa cukup dalam 8.760 jam sekali kita melakukan introspeksi diri untuk kehidupan yang lebih baik, Sementara hampir dalam setiap tindakan, kita melakukan kesalahan yang butuh perbaikan ? Saya rasa tidak. . . .
Hidup adalah perubahan, barang siapa yang tidak ada perubahan dalam hidupnya, sesungguhnya ia telah mati.
Kenapa tidak kita jadikan setiap hari, bahkan setiap tindakan yang kita lakukan sebagai momen perubahan ? itulah pemanfaatan waktu yang sesungguhnya. hidup itu perubahan sob. . .  kualitas hidup kita ditentukan oleh seberpa baik kita dalam mengatur waktu. Tiap orang mempunyai jatah waktu yang sama, 24 jam satu hari. tugas kita adalah bagaimana cara kita mengalokasikan waktu-waktu tersebut untuk perbuatan baik dan selalu mengintrospeksinya. So, jangan pernah buang-buang waktu. Waktu tidak akan pernah menunggu sampai kita siap untuk mengaturnya, tapi kitalah yang menentukan apakah kita siap untuk mengatur waktu.
pada hakikatnya, tidak hanya setiap tahun umur kita bertambah, tetapi setiap hari, bahkan setiap saat. itu berarti jatah umur kita di dunia setiap saat berkurang, maka alangkah meruginya diri ini jika melewatkan setiap saat dengan sia-sia.
“Barang siapa yang keadaan amalnya hari ini lebih jelek dari hari kemarin, maka ia terlaknat. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung.” (H.R Bukhari)
Hadist tersebut menyuruh kita untuk memperbaiki kualitas hidup kita setiap harinya, bukannya setiap tahun nunggu dulu momen akhir tahun. Tapi, tidak ada salahnya jika akhir tahun kita introspeksi diri secara kolektif satu tahun amal perbuatan kita. : )

Jadikan setiap perbuatan yang kita lakukan sebagai momen perubahan
http://coretanpelajar.com
Read More..

Sabtu, April 14, 2012

PENDIDIK SEBAYA & KONSELOR SEBAYA (part 1)

·      Pendidik Sebaya
adalah Individu yang memiliki motivasi untuk menjadi  Narasumber / pemberi informasi  dengan menggunakan modul dan kurikulum yang sudah ada.
·      Konselor  Sebaya
adalah Pendidik sebaya yang yang memberikan konseling bagi teman sebayanya.

Kenapa perlu PS dan KS?
¢ Dikarenakan Karakteristik remaja :
  Tidak mau digurui remaja itu lebih suka menuangkan ide-ide sendiri dan paling tidak suka kalau diatur (digurui).
  Lebih suka berbincang-bincang dengan teman sebaya → remaja itu lebih suka ngobrol sama temen sebayanya, karena ia menganggap bahwa temen sebaya dapat lebih mengerti perasaan yang sedang dihadapi dan gak usah ngomong pake bahasa yang sangat sopan (seperti berbicara kepada orang yang lebih tua).
  Tidak suka dengan hal-hal yang serius → namanya juga remaja, paling suka dengan hal-hal yang menngandung kata “humor”, mereka masih dalam proses beradaptasi untuk menjadi dewasa, Jadi ya kalo konsentrasi ga bias sampai 100%.
  Lebih terbuka dengan teman → pasti kalian para remaja demikian, karena jika dengan orang yang lebih tua(missal: orangtua) kalian akan merasa “diceramahi” or merasa terlalu protektif.
Bagaimana menjadi PS?
¢  Aktif dalam kegiatan sosial → untuk menjadi PS dibutuhkan jiwa sosial yang tinggi, karena sesuai dengan singkatannya “Pendidik Sebaya”.
¢  Motivasi tinggi → motivasi itu perlu untuk seorang PS untuk menghilangkan prasangka-prasangka negative yang sedang dihadapi.
¢  Komunikasi bagus → pendidik itu harus dapat berkomunikasi kepada didikannya, agar terjadi hubungan timbal-balik antar ke-duanya.
¢  Berfikiran terbuka → jika seorang PS berfikiran tertutup, biasanya dia kesulitan dalam menanggapi pertanyaan/permasalahan dari didikannya.
Bagaimana menjadi KS?
¢  Berpengalaman menjadi PS → sesuai dengan tahapannya, sebelum menjadi seorang KS kita harus berpengalaman dalam PS
¢  Telah mengikuti pelatihan → untuk menjadi seorang KS harus melewati pelatihan agar dia tidak “nervous” dalam hal prakteknya.
¢  Empati → seorang KS harus dapat merasakan apa yang dihadapi oleh “client”-nya baik senang, sedih, gelisah, dll agar dapat mengetahui inti dari permasalahan.
¢  Kontrol diri → seorang KS harus dapat mengontrol jiwa-raganya agar “client” merasa nyaman dalam melakukan konseling.
¢  Berpengetahuan luas → seorang KS harus memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang luas, baik dari pengalaman sendiri, ataupun dari refrensi sumber-sumber lainnya. Tujuannya adalah agar kita mampu menjawab ataupun memecahkan problem yang dihadapi oleh “client”.
Apa sih Peran PS dan KS?
  Sebagai “TUKANG POS”
  Sebagai Penyampai informasi kepada teman sebaya
  Sebagai “TEMPAT SAMPAH”
  Sebagai tempat penampung masalah
  Sebagai “PERAWAT”
  Sebagai pendamping untuk teman sebayanya
  Sebagai “DOKTER”
  Sebagai pemberi solusi terhadap permasalahan teman sebaya

 (by : M.Ilham)


Read More..

PELATIHAN KONSELOR SEBAYA

Kamis, 5 April 2012. PIK-KRR SMADA Rembang mendapatkan undangan dari BPMPKB Kabupaten Rembang mengenai pelatihan Konselor Sebaya atau nama populernya “KS”. Pembina Kami mengutus 2 anggota untuk pelatihan disana, mereka yaitu Maulana Ilham Pratama dan Melina Dwi Andriani.
Ini dia pengalaman mereka :
Acara dimulai jam 08.00 WIB, pesertanya itu dari berbagai lokasi. Total peserta yaitu ± 24 anak dari 12 PIK,mulai dari PIK Manohara( Pakis,Sale), PIK Al-Hidayat (Lasem), PIK KIBAR (Rembang), PIK KIRESSA (SMA N 1 Rembang), PIK SMANIS (SMA N 1 Sumber),dll.
Disana kami seharian dibina secara intensif dengan Tutor-Tutor handal dan pastinya menyenangkan. Mereka-mereka adalah : Kak Dwi Yunanto, Pak A'an, Pak Dr.Syamsul dan yang terakhir Bu Ratih.
Kami sangat bangga atas tugas yang telah diberikan, dan kami berharap untuk pelatihan tahun depan lebih dimatangkan lagi persiapannya. :)

(by:ilham)
Read More..