Sejak Kemarin siang warga Rembang dihebohkan dengan kedatangan BONEK, suporter dari Surabaya. Mungkin sudah biasa bagi mereka untuk hidup dalam kebebasan, hingga nasib tukang bakso di Alun-Alun kota rembang ludes diborong oleh Bonek. Namun keludesan bakso menjadikan kerugian bagi si penjual, karena tak satu pun dari Bonek yang membayarnya. selain itu keesokan paginya, di Pasar Rembang seperti kembali terbakar diakibatkan banyak Bonek yang mengambil makanan tanpa membayar. Hal ini sangat merugikan bagi masyarakat Rembang. Maka Polres rembang berupaya meminimalis terjadinya kericuhan di Kab. Rembang. Dan mulai sore ini keadaan sudah mulai tenang.
Sabtu, Maret 02, 2013
Jumat, Maret 01, 2013
Penyakit Anemia
Anemia merupakan
keadaan dimana masa eritrosit dan atau masa hemoglobin yang beredar tidak
memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh. Secara ilmu
kedokteran, anemia diartikan sebagai penurunan kadar hemoglobin serta hitung
eritrosit dan hematokrit di bawah normal. Seseorang dinyatakan termasuk anemia
menurut kriteria WHO pada tahun 1968 bila:
Laki - laki dewasa: Hb < 13 gr/dl
Perempuan dewasa tidak hamil: Hb < 12
gr/dl
Perempuan hamil: Hb < 11 gr/dl
Gejala - gejala
penyakit anemia sangat bervariasi. Namun pada umumnya gejala- gejala penyakit
anemia dibagi menjadi 3, yaitu:
# GEJALA UMUM ANEMIA
# GEJALA KHAS ANEMIA
* Anemia defisiensi zat besi:
Disfagia, atrofil papil lidah,
stomatitis angularis
* Anemia defisiensi asam folat:
Lidah merah (buffy tongue)
* Anemia hemolitik:
Ikterus dan hepatosplenomegali
* Anemia aplastik:
Perdarahan kulit atau mukosa dan tanda -
tanda infeksi
# GEJALA AKIBAT
ANEMIA
Gejala - gejala ini timbul karena
penyakit - penyakit yang mendasari anemia tersebut. Misal anemia defisiensi zat
besi yang disebabkan oleh infeksi cacing tambang berat akan menimbulkan gejala
seperti pembesaran parotis dan telapak tangan berwarna kuning seperti jerami
Rokok Penghalang Masa Depan
Bahaya
Merokok bagi Kesehatan sudah diketahui hampir setiap orang. Tetapi jumlah perokok di Indonesia
ini tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Simaklah
berbagai fakta berikut :
- Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah China dan India, dalam
kasus kematian akibat menghisap rokok. Berdasarkan hasil survei Ikatan
Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia tahun 2007, sebanyak 1.127 orang
meninggal setiap hari akibat rokok, 67 persennya merupakan laki-laki.
- Setiap 6,5 detik satu (1) orang mati oleh karena tembakau (WHO).
- Orang yg memulai
merokok pada usia belasan tahun akan cenderung
mati lebih cepat 20 s/d 25 tahun, dibanding yang tidak merokok .
- Bahaya merokok bukan
saja terhadap kanker paru atau penyakit jantung, tetapi juga terhadap
kesehatan dan kematian .
- Efek sampingnya : mulai
dari kepala hingga jari kaki .
Peringatan Pemerintah : Merokok dapat
Merugikan Kesehatan. Begitu sering kita baca pada
setiap bungkus rokok semua merek. Walaupun pabrik rokok memberikan cukai yang
besar terhadap pemerintah, berbagai usaha untuk menghimbau masyarakat telah
dilakukan oleh pemerintah. Beberapa diantaranya adalah pelarangan pemasangan
iklan rokok di media massa, penetapan larangan merokok dalam berbagai peraturan
daerah sampai yang terakhir adalah fatwa Majelis Ulama Islam bahwa merokok itu
haram.
Masyarakat pun sudah
mengetahui kalau merokok dapat menggangu kesehatan, Apalagi
bagi orang yang tiap hari menghisap rokok, sebab dalam setiap bungkus rokok
terdapat tulisan tentang bahaya rokok, seperti ini. "MEROKOK DAPAT
MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN
JANIN." Akan tetapi tetap saja rokok mengepul di mana-mana. Peringatan
pemerintah tak dianggap
- Nikotin mencapai otak dalam 10 detik setelah rokok dihisap, lalu
menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui sirkulasi darah, termasuk pada
Air Susu Ibu.
- Karbon monoksida dari asap rokok mengikat hemoglobin dalam sel darah
merah, menurunkan fungsinya dalam menyalurkan oksigen secara penuh.
- Unsur-unsur penyebab kanker (karsinogen) pada tembakau merusak gen-gen
penting yang mengendalikan pertumbuhan sel, sehingga sel-sel tumbuh tidak
normal atau berkembang terlau cepat.
- Unsur karsinogen yang bernama benzopiren mengikat sel-sel di saluran
nafas dan organ penting lain dari perokok sehingga menyebabkan kanker.
Jangan Menunggu Momen untuk Berubah
Hidup adalah perubahan, barang siapa yang tidak ada perubahan dalam hidupnya, sesungguhnya ia telah mati.Kenapa tidak kita jadikan setiap hari, bahkan setiap tindakan yang kita lakukan sebagai momen perubahan ? itulah pemanfaatan waktu yang sesungguhnya. hidup itu perubahan sob. . . kualitas hidup kita ditentukan oleh seberpa baik kita dalam mengatur waktu. Tiap orang mempunyai jatah waktu yang sama, 24 jam satu hari. tugas kita adalah bagaimana cara kita mengalokasikan waktu-waktu tersebut untuk perbuatan baik dan selalu mengintrospeksinya. So, jangan pernah buang-buang waktu. Waktu tidak akan pernah menunggu sampai kita siap untuk mengaturnya, tapi kitalah yang menentukan apakah kita siap untuk mengatur waktu.
pada hakikatnya, tidak hanya setiap tahun umur kita bertambah, tetapi setiap hari, bahkan setiap saat. itu berarti jatah umur kita di dunia setiap saat berkurang, maka alangkah meruginya diri ini jika melewatkan setiap saat dengan sia-sia.
“Barang siapa yang keadaan amalnya hari ini lebih jelek dari hari kemarin, maka ia terlaknat. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung.” (H.R Bukhari)Hadist tersebut menyuruh kita untuk memperbaiki kualitas hidup kita setiap harinya, bukannya setiap tahun nunggu dulu momen akhir tahun. Tapi, tidak ada salahnya jika akhir tahun kita introspeksi diri secara kolektif satu tahun amal perbuatan kita. : )
Jadikan setiap perbuatan yang kita lakukan sebagai momen perubahan
http://coretanpelajar.com
Sabtu, April 14, 2012
PENDIDIK SEBAYA & KONSELOR SEBAYA (part 1)
· Pendidik Sebaya
adalah Individu yang memiliki motivasi untuk menjadi Narasumber / pemberi informasi dengan menggunakan modul dan kurikulum yang sudah ada.
· Konselor Sebaya
adalah Pendidik sebaya yang yang memberikan konseling bagi teman sebayanya.
Kenapa perlu PS dan KS?
¢ Dikarenakan Karakteristik remaja :
Tidak mau digurui → remaja itu lebih suka menuangkan ide-ide sendiri dan paling tidak suka kalau diatur (digurui).
Lebih suka berbincang-bincang dengan teman sebaya → remaja itu lebih suka ngobrol sama temen sebayanya, karena ia menganggap bahwa temen sebaya dapat lebih mengerti perasaan yang sedang dihadapi dan gak usah ngomong pake bahasa yang sangat sopan (seperti berbicara kepada orang yang lebih tua).
Tidak suka dengan hal-hal yang serius → namanya juga remaja, paling suka dengan hal-hal yang menngandung kata “humor”, mereka masih dalam proses beradaptasi untuk menjadi dewasa, Jadi ya kalo konsentrasi ga bias sampai 100%.
Lebih terbuka dengan teman → pasti kalian para remaja demikian, karena jika dengan orang yang lebih tua(missal: orangtua) kalian akan merasa “diceramahi” or merasa terlalu protektif.
Bagaimana menjadi PS?
¢ Aktif dalam kegiatan sosial → untuk menjadi PS dibutuhkan jiwa sosial yang tinggi, karena sesuai dengan singkatannya “Pendidik Sebaya”.
¢ Motivasi tinggi → motivasi itu perlu untuk seorang PS untuk menghilangkan prasangka-prasangka negative yang sedang dihadapi.
¢ Komunikasi bagus → pendidik itu harus dapat berkomunikasi kepada didikannya, agar terjadi hubungan timbal-balik antar ke-duanya.
¢ Berfikiran terbuka → jika seorang PS berfikiran tertutup, biasanya dia kesulitan dalam menanggapi pertanyaan/permasalahan dari didikannya.
Bagaimana menjadi KS?
¢ Berpengalaman menjadi PS → sesuai dengan tahapannya, sebelum menjadi seorang KS kita harus berpengalaman dalam PS
¢ Telah mengikuti pelatihan → untuk menjadi seorang KS harus melewati pelatihan agar dia tidak “nervous” dalam hal prakteknya.
¢ Empati → seorang KS harus dapat merasakan apa yang dihadapi oleh “client”-nya baik senang, sedih, gelisah, dll agar dapat mengetahui inti dari permasalahan.
¢ Kontrol diri → seorang KS harus dapat mengontrol jiwa-raganya agar “client” merasa nyaman dalam melakukan konseling.
¢ Berpengetahuan luas → seorang KS harus memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang luas, baik dari pengalaman sendiri, ataupun dari refrensi sumber-sumber lainnya. Tujuannya adalah agar kita mampu menjawab ataupun memecahkan problem yang dihadapi oleh “client”.
Apa sih Peran PS dan KS?
Sebagai “TUKANG POS”
Sebagai Penyampai informasi kepada teman sebaya
Sebagai “TEMPAT SAMPAH”
Sebagai tempat penampung masalah
Sebagai “PERAWAT”
Sebagai pendamping untuk teman sebayanya
Sebagai “DOKTER”
Sebagai pemberi solusi terhadap permasalahan teman sebaya
(by : M.Ilham)
Langganan:
Postingan (Atom)


